RENCANA UMUM PENGADAAN (RUP) OPD PROV SUMBAR TAHUN 2026 KONDISI Januari

26 September 2026 9 Kunjungan

Laporan data informasi pengadaan barang dan jasa lingkup Pemerintah Provinsi Sumatera Barat kondisi Januari 2026 merangkum capaian pengadaan dalam bentuk grafik. Data yang ditampilkan pada grafik-grafik berikut bersumber dari kondisi Desember 2025.

1. Keseluruhan Proses Pengadaan

Grafik Keseluruhan Proses Pengadaan

Grafik batang tiga dimensi ini menunjukkan sebaran paket pada tujuh tahapan proses pengadaan. Tahap perencanaan menjadi yang tertinggi dengan kisaran 7.000 paket. Tahap sudah diproses berada di kisaran 3.800 paket, sedikit di atas belum diproses yang berkisar 3.300 paket. E-kontrak tercatat sekitar 2.500 paket dan selesai pemilihan sekitar 1.200 paket. Dua tahap tercatat paling rendah, yakni pemilihan sekitar 100 paket dan serah terima sekitar 300 paket.

2. RUP Perencanaan

Grafik RUP Perencanaan

Dari total 6.821 paket pada tahap perencanaan, jalur nontender mendominasi dengan 4.637 paket atau 68 persen. E-purchasing menyusul dengan 2.134 paket (31 persen), sedangkan tendering hanya 50 paket (1 persen).

3. Pelaksanaan PBJ secara Tendering

Grafik Pelaksanaan PBJ secara Tendering

Berdasarkan nilai paket, tahap proses pemilihan memegang porsi terbesar yaitu Rp46,79 miliar (44 persen). Selesai proses tercatat Rp40,19 miliar (37 persen), dan belum diproses Rp19,89 miliar (19 persen).

4. Pelaksanaan PBJ secara Non Tender

Grafik Pelaksanaan PBJ secara Non Tender

Pada jalur non tender, proses pemilihan juga menjadi yang terbesar dengan nilai Rp368,79 miliar (50 persen). Selesai proses mencapai Rp226,33 miliar (31 persen), sementara belum diproses sebesar Rp142,16 miliar (19 persen).

5. Pelaksanaan PBJ secara E-Purchasing

Grafik Pelaksanaan PBJ secara E-Purchasing

Nilai transaksi e-purchasing tercatat Rp669,60 miliar atau 94 persen dari total, sedangkan transaksi yang selesai baru Rp40,20 miliar (6 persen).

6. E-Kontrak

Grafik E-Kontrak

Dari 1.993 paket pada aplikasi e-kontrak, sebanyak 1.029 paket (52 persen) belum melakukan input SPPBJ dan 964 paket (48 persen) sudah input. Perbandingan keduanya relatif berimbang dengan selisih tipis.